Ditulis Oleh : Felizia Amanda
Pada bulan Februari tahu lalu, bertepatan dengan libur panjang akhir pekan. Keluarga besar dari Ayahku berencana menghabiskan liburan dengan berkemah di sebuah pulau. Sepupuku, Kak Sofi beserta keluarga datang dari Takengon ke Banda Aceh untuk memulai rencana berkemah kami. Tidak hanya mereka saja, tetapi juga keluarga kak Adel akan ikut berkemah bersama kami. Dari keluargaku hanya aku saja yang ikut, karena waktu itu bertepatan dengan kedatangan ante mumut adek Bundaku dari Medan. Tadi malam aku sudah mempersiapkan barang bawaanku untuk berkemah.
“Feli, jangan lupa bawa mukena ya,” kata kak Sofi.
“Ok, Kak Sofi,” jawabku.
Sesampainya di pulau, aku sangat terpesona dengan keindahannya hamparan pasir putih di sepanjang pantainya. Kami berkeman di pinggir pantai. Para orang dewasa mendirikan tenda, sedangkan aku dan para sepupu bermain air sambil menikmati mata hari yang mulai terbenam sangat indah berwarna jingga. Malam harinya kami membuat api unggun, serta makan malam bersama dengan mie instan kuah pakai telur dengan ditemani keindahan bulan dan bintang. Selesai makan aku dan kak Adel tidak tidur di dalam tenda, tapi kami tidur di atas Hammock.
Ketika pagi menjelang aku beserta para sepupuku langsung berenang di laut. Aku juga belajar mengapung di laut. Kami juga mencari kerang di pinggir pantai untuk dimasak. Kami mendapatkan dua baskom kerang. Tidak hanya kerang, tapi juga di pinggir pantai banyak siput bergagai macam warna. Itulah sedikit cerita seru ketika aku berlibur bersama keluarga besarku. Itu menjadi pengalaman yang sangat berharga untukku. ***


sangat baik ceritanya
Ceritanya sangat bagus ini merupakan cerita yang semua kita pernah alami dengan berbagai gaya dan cara masing-masing. Alhamdulillah selamat semoga sukses